Poso, Sulteng – suaramasyarakat.com // Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar minyak (BBM) di Kota Poso menjadi perhatian pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Meski alokasi pasokan masih terbatas, pelayanan pengisian BBM kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan maksimal.
Hal tersebut disampaikan Farsia, selaku admin SPBU Kota Poso, saat ditemui media ini, Minggu (8/11/2026).
Farsia mengatakan, pelayanan pengisian BBM tetap berjalan seperti biasa, termasuk pada hari Minggu. Namun, tingginya kebutuhan masyarakat harus disesuaikan dengan alokasi pasokan yang diterima dari depot Pertamina.
“Masalah kebutuhan minyak di sini sangat tinggi dan disesuaikan dengan jatah BBM yang diberikan oleh pihak depot,” ujarnya kepada media ini.
Ia menjelaskan, pelayanan pengisian BBM menggunakan jeriken bagi nelayan juga tetap dilakukan, khususnya bagi mereka yang memiliki surat rekomendasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Selama ini, penyaluran BBM kepada para nelayan sesuai kebutuhan dan tidak mengalami hambatan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Farsia mengungkapkan bahwa alokasi BBM sebesar 8 kiloliter (KL) dari Pertamina masih belum mampu mencukupi tingginya kebutuhan masyarakat di Kota Poso.
Meski demikian, pihak SPBU tetap berupaya mengoptimalkan penyaluran agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.
“Namun, kami tetap berupaya memaksimalkan pelayanan bahan bakar minyak kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap ke depannya pasokan BBM dapat ditingkatkan dan pendistribusiannya berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga kebutuhan masyarakat, termasuk para nelayan, dapat terpenuhi secara optimal.*
Yuda






