Parimo, Sulteng – suaramasyarakat.com // Kepala SMP Negeri 1 Taopa, Muslim, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak sekolah terus melakukan berbagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pembinaan sejak masa orientasi siswa hingga kegiatan kepramukaan.
Hal itu disampaikan Muslim saat dikonfirmasi media ini di Taopa, Selasa (3 November 2026).
Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba terus diberikan kepada para siswa sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam generasi muda, termasuk penyalahgunaan lem fox.
“Untuk masuk dalam kurikulum, upaya pencegahan ini sudah sering kami lakukan. Apalagi saat ini ada ancaman penyalahgunaan lem fox di kalangan generasi muda,” ujarnya kepada media ini.
Selain fokus pada pembinaan karakter dan pencegahan narkoba, Muslim menjelaskan bahwa SMPN 1 Taopa juga merupakan salah satu sekolah literasi tingkat nasional di Kabupaten Parigi Moutong.
“Sudah banyak prestasi yang diukir, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dirinya juga pernah memperoleh penghargaan di tingkat nasional. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan harus dibarengi dengan pemerataan kesempatan bagi seluruh tenaga pendidik untuk mengembangkan kemampuan dan pengetahuan.
Salah satu upaya yang diterapkan di sekolah tersebut adalah melalui sistem koordinasi dan pemerataan kesempatan bagi para guru agar memiliki peluang yang sama dalam meningkatkan kompetensi.
“Melalui satu koordinator, kami berupaya agar semua guru mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan kemampuan, sehingga tidak ada perbedaan kesempatan,” jelasnya.
Muslim mengatakan program tersebut telah lama diterapkan dan memberikan hasil positif bagi perkembangan sekolah. Para guru diharapkan dapat mengamalkan ilmu pengetahuan yang dimiliki dalam proses pembelajaran sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi peserta didik.
Ia berharap seluruh siswa SMPN 1 Taopa dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, serta mampu menjauhi berbagai pengaruh negatif.
“Harapan saya, seluruh murid menjadi anak-anak yang cerdas, tidak terpengaruh hal-hal negatif, dan mampu meraih prestasi. Dengan pembinaan dari guru-guru, mereka diharapkan memiliki bekal yang baik setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah ini,” tutupnya.*
Yuda






