Tolitoli, Sulteng – suaramasyarakat.com // Antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tambun kerap terjadi akibat meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) masyarakat.
Kondisi tersebut disampaikan Pengawas SPBU Tambun, Tomi, saat ditemui media ini di Tambun, Sabtu (24 Oktober 2026).
Tomi mengatakan, antrean kendaraan yang terjadi selama ini dipengaruhi tingginya kebutuhan BBM, sementara jatah pasokan yang diterima SPBU belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat.
“Sedangkan jatah yang kami terima tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat akan minyak ini,” ujarnya kepada media ini.
Meski demikian, Tomi menegaskan bahwa penyaluran BBM di SPBU Tambun sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar. Namun, pada malam hari, pelayanan biasanya dibatasi oleh waktu operasional yang berlaku.
“Tidak ada kekosongan, semuanya berjalan baik,” ucapnya.
Selain itu, Tomi menjelaskan bahwa pelayanan BBM untuk sektor pertanian tetap dilakukan sesuai dengan rekomendasi yang dipersyaratkan. Sementara itu, menurut dia, kebutuhan BBM bagi nelayan dilayani melalui SPBU Pertamina tersendiri.
Ia juga menyoroti adanya kebutuhan BBM untuk kendaraan pemerintah yang, menurut keterangannya, turut dilayani melalui kerja sama dengan sejumlah SPBU.
Kondisi tersebut dinilai ikut meningkatkan kebutuhan BBM di wilayah Tolitoli, sehingga ketersediaan pasokan dan kebutuhan masyarakat menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.
Dengan kondisi tersebut, kesesuaian antara kuota pasokan dan kebutuhan BBM masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar dan antrean kendaraan dapat diminimalkan.*
Yuda






