Palu, Sulteng, – suaramasyarakat.com // Kasus pencurian menjadi tindak pidana yang paling dominan ditangani Polsek Mantikulore sepanjang tahun 2026. Dari data yang disampaikan, jumlah laporan polisi (LP) diterima mencapai sekitar 300 laporan.
Hal tersebut disampaikan Kanit Reskrim Polsek Mantikulore, IPDA Muhammad Asap, S.H., saat ditemui media ini dalam kunjungan ke Polsek Mantikulore, Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan, persoalan tersebut sebenarnya menjadi ranah Kapolsek Mantikulore. Namun, saat itu Kapolsek sedang melakukan pengawasan terhadap aksi demonstrasi terkait pemindahan pelabuhan di Pantoloan.
“Jumlah LP tahun ini sekitar 300 laporan, dengan kasus yang lebih dominan adalah pencurian atau tindak pidana umum,” ujarnya kepada media ini.
Lebih lanjut, IPDA Muhammad Asap mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan remaja, melalui kegiatan sosialisasi di sejumlah sekolah.
“Hasilnya sangat positif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Sementara untuk penindakan, tentunya menjadi kewenangan Polres,” ungkapnya.
Di tempat terpisah, media ini berupaya menghubungi Kapolsek Mantikulore untuk memperoleh keterangan lebih lanjut. Namun, Kapolsek belum dapat ditemui karena sedang berada di Pantoloan untuk memantau situasi demonstrasi terkait rencana pemindahan pelabuhan ke Donggala.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, situasi keamanan selama demonstrasi berlangsung tetap terjaga. Aksi tersebut dilaporkan berjalan tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Media ini berharap dapat bertemu langsung dengan Kapolsek Mantikulore pada kesempatan berikutnya guna menggali informasi lebih lanjut mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk upaya kepolisian dalam menangani tindak pidana serta menjaga keamanan wilayah hukum Polsek Mantikulore.*
Yuda






