Penyaluran BBM di SPBU Asra Mandiri Lasolo Disebut Lancar, Pengawas Ungkap Batas Pengisian Solar dan Pertalite

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konawe Utara, Sulgara — suara masyarakat.com // Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Asra Mandiri, yang dikenal sebagai SPBU Wangado, di wilayah Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, disebut berjalan aman dan lancar.

Hal tersebut disampaikan Kun, pengawas SPBU, saat ditemui media ini di Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Minggu (20/9/2026).

Kun menjelaskan, aktivitas pengisian BBM belum berlangsung saat media ini melakukan kunjungan. Kondisi tersebut disebabkan oleh pasokan dari Depot Pertamina yang belum tiba.

“Aktivitas pengisian belum berjalan disebabkan oleh pengantaran dari Depot Pertamina,” ujar Kun kepada media ini.

Menurutnya, pengiriman BBM biasanya dilakukan pada malam hari. Oleh karena itu, pihak SPBU belum dapat melayani pengisian sebelum pasokan tiba dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Pengantaran BBM biasanya dilakukan pada malam hari, sehingga kami belum bisa langsung menyalurkan karena ada ketentuannya,” jelasnya.

Status SPBU dan Keterbatasan Jatah BBM

Kun mengatakan, SPBU tersebut masih berstatus SPBU Kampak sehingga alokasi BBM yang diterima berbeda dengan SPBU Pertamina lainnya. Meski demikian, ia menyebut pelayanan kepada masyarakat tetap dapat dilakukan.

Baca Juga :  Pelaku pengeroyokan polisi saat bertugas patroli di Kaliwungu

“Di sini masih SPBU Kampak, jadi jatahnya tidak sama dengan SPBU Pertamina lainnya. Namun, tetap bisa terlayani,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan pasokan dan status SPBU menjadi bagian penting dalam pelayanan BBM kepada masyarakat. Namun, besaran alokasi serta ketentuan penyaluran yang berlaku perlu dipastikan melalui data dan keterangan pihak terkait.

Pengawas Ungkap Batas Pengisian Solar dan Pertalite

Selain menjelaskan kondisi pasokan, Kun mengungkapkan batas pengisian BBM jenis solar berdasarkan jenis kendaraan.

Ia menyebut kendaraan roda enam dibatasi pengisian sebanyak 80 liter, sedangkan kendaraan roda empat sekitar 40 liter.

“Untuk kapasitas solar, kami berikan untuk roda enam sebanyak 80 liter, sedangkan untuk roda empat sekitar 40 liter dan tidak bisa lebih,” ungkapnya.

Menurut Kun, ketentuan serupa juga diterapkan pada pengisian BBM jenis Pertalite subsidi, dengan batas sekitar 40 liter untuk kendaraan.

“Sama juga dengan Pertalite subsidi, untuk kendaraan sekitar 40 liter,” ucapnya.

Meski demikian, dasar ketentuan mengenai batas pengisian tersebut, termasuk kesesuaiannya dengan regulasi dan jenis kendaraan, masih perlu dikonfirmasi kepada pihak Pertamina maupun instansi yang berwenang.

Baca Juga :  SPBU Ponrang Akui Kuota BBM Belum Seimbang dengan Kebutuhan Masyarakat

Kun juga mengakui bahwa kebutuhan BBM di wilayah tersebut cukup tinggi. Namun, pemenuhan kebutuhan masyarakat bergantung pada ketersediaan pasokan yang diterima pihak SPBU.

“Kebutuhan minyak di sini tinggi, tinggal bagaimana mencukupinya,” katanya.

Penyaluran BBM untuk Pemadam Kebakaran dan Rumah Sakit

Kun turut menjelaskan adanya kesepakatan penyaluran BBM untuk kebutuhan tertentu, termasuk kendaraan pemadam kebakaran dan rumah sakit.

“Untuk pemerintah, sebenarnya kami tidak berikan, namun itu sudah perjanjian untuk pemadam dan rumah sakit,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kendaraan dinas memiliki BBM khusus. Oleh karena itu, pihak SPBU tidak berani menyalurkan BBM bersubsidi kepada kendaraan dinas karena dinilai memiliki risiko.

“Untuk mobil dinas ada yang khusus untuk mereka. Kami tidak berani memberikan yang bersubsidi karena berisiko,” tutupnya.

Adapun ketentuan mengenai penyaluran BBM bagi kendaraan pemadam kebakaran, rumah sakit, dan kendaraan dinas perlu diperjelas melalui konfirmasi kepada pihak Pertamina dan instansi terkait, khususnya terkait dasar perjanjian, jenis BBM, serta mekanisme penyalurannya.*

Yuda

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Berita Terbaru