Antrean Padat di SPBU Karolama, Ketepatan Distribusi Depot Pertamina Dipertanyakan

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Morut, Sulteng — suaramasyarakat.com //Kepadatan antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karolama pada Selasa (14/9/2026), menyoroti persoalan ketepatan distribusi BBM dari Depot Pertamina di Kolonodale.

Meski kuota BBM yang diterima SPBU disebut masih mencukupi, keterlambatan pengiriman membuat pelayanan kepada masyarakat terganggu.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kelancaran penyaluran BBM tidak hanya bergantung pada besaran kuota, tetapi juga pada ketepatan waktu pasokan tiba di SPBU.

Moris, pihak SPBU Karolama, mengatakan antrean panjang terjadi akibat keterlambatan pengiriman dari Depot Pertamina Kolonodale.

Baca Juga :  Ombudsman Kepri Kunjungi Lapas Batam, Pantau SOP dan Kualitas Pelayanan Publik.

“Keterlambatan itu dari Depot Pertamina di Kolonodale yang membuat pengiriman lambat, sehingga antrean menjadi panjang seperti ini,” ujarnya kepada media ini.

Menurutnya, SPBU Karolama menerima kuota sekitar 8 kiloliter (KL) untuk Pertalite dan Solar.

Namun, kuota tersebut belum sepenuhnya menjamin pelayanan berjalan lancar apabila distribusi dari depot mengalami keterlambatan.
“Harapannya, pengantarannya bisa dipercepat,” ucapnya.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa masyarakat tetap menjadi pihak yang terdampak ketika rantai pasok BBM tidak berjalan tepat waktu.

Antrean kendaraan pun memanjang meski pihak SPBU menyatakan persediaan berdasarkan kuota masih mencukupi.

Baca Juga :  Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

Selain itu, Moris menegaskan bahwa pembelian BBM menggunakan jeriken tetap dilayani bagi pelaku usaha perikanan dan pertanian yang memiliki surat rekomendasi.
“Kalau tidak ada rekomendasi, kami tidak layani,” tegasnya.

Di sisi lain, pihak SPBU berharap adanya penambahan kuota dari Pertamina seiring perkembangan wilayah dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Namun, selain persoalan kuota, ketepatan jadwal dan kecepatan distribusi dari depot juga menjadi faktor penting yang perlu mendapat perhatian agar antrean serupa tidak terus berulang.*

Yuda

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Berita Terbaru