Wajo, Sulsel — suaramasyarakat.com // Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Ketahanan Pangan di wilayah teritorial Koramil 1406-10/Pitumpanua sedikit mengalami kendala oleh faktor penting dan harus difikirkan serius.
Untuk KDKMP terkendala faktor ketersediaan lahan untuk didirikan bangunan dan program ketahanan pangan sangat berpengaruh pada keberhasilan akibat kendala pengairan.
Koramil 1406-10/Pitumpanua dikunjungi media ini pada Jumat, 11 September 2026. Dalam kunjungan tersebut, media ini belum dapat bertemu langsung dengan Danramil dan hanya berkesempatan bersilaturahmi dengan salah satu anggota Koramil 1406-10/Pitumpanua.
Anggota tersebut mengatakan, kegiatan Koperasi Merah Putih di wilayahnya sudah berjalan, meskipun masih terdapat beberapa kegiatan yang belum terlaksana.
“Penyebabnya hanya pada permasalahan lahan,” ujarnya kepada media ini.
Menurutnya, persoalan lahan tersebut berkaitan dengan penyediaan lahan oleh pemerintah desa sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) untuk mendukung pembangunan gedung Koperasi Merah Putih.
“Sudah sering dilakukan pembicaraan, namun pemerintah desa itu sendiri yang menyediakan lahan,” ucapnya.
Selain Koperasi Merah Putih, ia juga menyampaikan kondisi kegiatan ketahanan pangan. Menurutnya, kendala yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan ketersediaan air sehingga penanaman belum dapat dilakukan pada tahun ini.
“Akibat belum adanya irigasi, kami hanya menggunakan pompa air untuk memenuhi kebutuhan petani,” ungkapnya.
Ia berharap persoalan ketersediaan air di area persawahan tersebut dapat segera dituntaskan. Dengan demikian, kegiatan pertanian masyarakat dapat berjalan dengan baik dan hasil produksi pertanian dapat meningkat sesuai dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan.*
Yuda






