Mamuju, Sulbar — suaramasyarakat.com // Suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Mamuju, Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terlihat relatif sunyi saat dikunjungi media ini pada Sabtu (5/9/2026).
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena aktivitas pelayanan yang terlihat di lingkungan lapas tampak minim.
Tidak banyak aktivitas yang terlihat selama kunjungan berlangsung, sementara Kepala Lapas Perempuan Kelas III Mamuju, Reva Shilva Devi, A.Md.IP., S.H., M.M., juga belum berada di kantor sehingga media ini belum dapat memperoleh penjelasan langsung.
Informasi mengenai kondisi lapas kemudian disampaikan oleh salah seorang staf. Ia menjelaskan bahwa program pembinaan terhadap warga binaan perempuan tetap berjalan, meskipun suasana pelayanan pada saat kunjungan terlihat sepi.
“Pembinaan berupa kerajinan dan juga kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Menurut keterangan staf tersebut, terdapat 48 warga binaan perempuan yang saat ini menjalani pembinaan di Lapas Perempuan Kelas III Mamuju.
Selain program pembinaan, pemenuhan kebutuhan bahan makanan warga binaan juga disebut dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
Namun, ketika ditanyakan lebih jauh mengenai mekanisme pengadaan dan pengelolaannya, staf tersebut menyarankan agar informasi dikonfirmasi kepada Kepala Urusan Tata Usaha (KTU) atau Kepala Lapas.
“Bahan makanan dari pihak ketiga dengan bekerja sama dengan KTU kami,” katanya.
Di tengah suasana lapas yang tampak sunyi, pihak lapas memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap berjalan aman dan kondusif.
“Lapas Perempuan Kelas III Mamuju di Kalukku, Provinsi Sulawesi Barat, dalam keadaan aman,” ungkapnya.
Namun, minimnya aktivitas yang terlihat saat kunjungan menjadi catatan tersendiri.
Kondisi tersebut setidaknya menunjukkan bahwa dari sisi aktivitas yang dapat diamati langsung, pelayanan di lingkungan lapas tampak tidak terlalu ramai pada hari kunjungan.
Media ini masih berupaya memperoleh keterangan lebih lengkap dari pihak Lapas Perempuan Kelas III Mamuju, khususnya mengenai aktivitas pelayanan, jumlah petugas yang bertugas, program pembinaan yang sedang berjalan, serta pengelolaan kebutuhan warga binaan.
Keterangan langsung dari Kepala Lapas maupun KTU dinilai penting untuk memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi dan aktivitas pelayanan di Lapas Perempuan Kelas III Mamuju.*
Yuda






