Mamuju, Sulbar — suaramasyarakat.com // Harga gas elpiji 3 kilogram di tingkat masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam pengawasan Polsek Kaluku.
Kepolisian memastikan pemantauan terhadap distribusi dan harga elpiji bersubsidi tetap dilakukan untuk mencegah terjadinya penjualan di luar ketentuan, termasuk apabila ditemukan harga yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kapolsek Kaluku, Hadaming M., S.Pd., mengatakan pengawasan terhadap distribusi dan harga elpiji 3 kilogram di wilayah hukumnya masih terus berjalan.
Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum menemukan persoalan menonjol terkait distribusi maupun harga elpiji di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Hadaming saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp, Sabtu (5/9/2026).
Sebelumnya, media ini mendatangi langsung Mapolsek Kaluku untuk meminta keterangan mengenai pengawasan elpiji sekaligus situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Selama ini belum ada kasus yang menonjol. Semuanya, harga elpiji normal ke masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, persoalan harga elpiji bersubsidi tetap membutuhkan pengawasan di tingkat lapangan.
HET menjadi salah satu acuan penting agar masyarakat tidak dibebani harga yang terlalu tinggi, terutama ketika elpiji 3 kilogram diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat yang berhak menerima subsidi.
Potensi penjualan di atas HET juga perlu menjadi perhatian apabila ditemukan di tingkat pangkalan maupun pengecer.
Dalam kondisi tersebut, pengawasan tidak hanya menyangkut ketersediaan barang, tetapi juga memastikan rantai distribusi berjalan sesuai ketentuan.
Polsek Kaluku menyatakan akan tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi. Kepolisian juga terus berkoordinasi dan melakukan pengecekan apabila terdapat informasi mengenai dugaan penyimpangan distribusi maupun harga elpiji.
Selain pengawasan elpiji, Polsek Kaluku menjalankan patroli rutin di sejumlah lokasi yang dianggap rawan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas sekaligus menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Kaluku.
“Untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah ini, khususnya di tempat-tempat rawan, patroli rutin tetap kami lakukan,” kata Hadaming.
Hadaming menambahkan, dirinya baru sekitar lima bulan menjalankan tugas di wilayah tersebut. Selama periode itu, belum ditemukan kasus menonjol yang berkaitan dengan elpiji maupun gangguan Kamtibmas lainnya.
“Saya baru lima bulan di sini, jadi belum ada kasus menonjol. Yang jelas, pengawasan gas elpiji dan kegiatan rutin kepolisian tetap berjalan,” ungkapnya.
Ia memastikan kondisi keamanan di wilayah hukum Polsek Kaluku hingga kini masih aman dan kondusif.
“Situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Kaluku dalam keadaan aman dan kondusif,” tuturnya.
Pengawasan terhadap harga dan distribusi elpiji 3 kilogram menjadi penting untuk memastikan subsidi pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, informasi mengenai harga di tingkat konsumen, kepatuhan terhadap HET, serta kelancaran distribusi perlu terus dipantau agar tidak terjadi praktik penjualan yang merugikan masyarakat.
Di sisi lain, kepolisian menegaskan pengawasan tetap berjalan. Namun, apabila masyarakat menemukan adanya dugaan penjualan elpiji 3 kilogram di atas HET atau penyimpangan distribusi, informasi tersebut perlu ditindaklanjuti melalui laporan dan pengecekan di lapangan.*
Yuda






