Harga Elpiji 3 Kg Melambung di Mamuju, Agen Tegaskan Pengecer Bukan Jalur Resmi

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Mamuju, Sulbar — suaramasyarakat.com // Harga gas elpiji 3 kilogram di tingkat masyarakat di Kabupaten Mamuju menjadi sorotan. Di tengah keluhan harga yang dinilai melambung, pertanyaan mengenai jalur distribusi dan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) kembali mencuat.

Untuk menelusuri rantai distribusi LPG bersubsidi tersebut, media ini mendatangi agen PT Olaps Dai Karya, Sabtu (5/9/2026). Dalam kunjungan itu, media ini bertemu dengan Herry selaku admin PT Olaps Dai Karya.

Herry menjelaskan, LPG 3 kilogram dari agen disalurkan kepada pangkalan resmi yang telah menjadi bagian dari jaringan distribusi mereka.

“Ada 100 pangkalan resmi kami salurkan sampai di Tapalang,” ujar Herry.

Ia menyebut harga LPG 3 kilogram dari agen ke pangkalan berada di kisaran Rp16.000 per tabung.

Baca Juga :  Kakanwil Ditjenpas Kepri Tinjau Rutan Batam, Pastikan Pelayanan Sesuai Standar

Sementara harga yang disebutnya berlaku dari pangkalan kepada masyarakat penerima manfaat LPG bersubsidi sebesar Rp18.500 per tabung.

“Diberikan kepada penerima manfaat untuk gas elpiji subsidi,” katanya.

Namun, persoalan muncul ketika LPG bersubsidi tersebut beredar di tingkat pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi. Menurut Herry, pengecer bukan bagian dari jalur distribusi resmi yang menjadi tanggung jawab agen.

“Pengecer tidak resmi, yang resmi hanya pangkalan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas adanya persoalan pada mata rantai distribusi setelah LPG berada di tingkat pangkalan.

Sebab, jika LPG subsidi diperuntukkan bagi masyarakat penerima manfaat dan memiliki ketentuan harga, maka praktik penjualan dengan harga di atas HET perlu menjadi perhatian serius.

Baca Juga :  BUNTUT SIMPANAN HARI RAYA DI BMT TERSUMBAT, NASABAH GRUDUK KANTOR DINAS KOPERASI

Di sisi lain, keberadaan pengecer yang menjual LPG 3 kilogram dengan harga tinggi juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan.

Jika jalur resmi hanya melalui pangkalan, maka pengawasan terhadap penyaluran LPG bersubsidi perlu memastikan tabung benar-benar sampai kepada masyarakat penerima manfaat dengan harga sesuai ketentuan.

Herry berharap penerapan harga LPG 3 kilogram dapat berjalan sesuai peruntukannya dan tidak membebani masyarakat.

“Harapannya, harga eceran tertinggi atau HET bisa sesuai dengan peruntukannya,” ujarnya.

Dengan demikian, persoalan harga LPG 3 kilogram di Mamuju tidak hanya menyangkut tingginya harga di tingkat pengecer. Lebih jauh, kondisi tersebut menjadi ujian terhadap efektivitas pengawasan distribusi LPG bersubsidi, mulai dari agen, pangkalan hingga ke tangan konsumen.*

Yuda

Berita Terkait

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan
Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi
Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan
Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Berita Terbaru