Mepanga, Sulteng — suaramasyarakat.com // Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) tengah mempersiapkan pelaksanaan Operasi Over Dimension Over Load (ODOL) di wilayah Mepanga.
Persiapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas di jalur Trans Sulawesi.
Untuk melihat kesiapan personel sekaligus situasi keamanan dan ketertiban lalu lintas, media ini mendatangi Pos PJR Polda yang berada di Jalan Trans Sulawesi, wilayah Mepanga, Sabtu (22 Agustus 2026).
Dalam kunjungan tersebut, media ini bertemu langsung dengan Koordinator Pos PJR Polda di Mepanga, Sudirman.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi ODOL di wilayah Mepanga akan dilakukan secara serentak sesuai dengan agenda operasi yang telah dipersiapkan oleh Polda Sulawesi Tengah.
Menurut Sudirman, sejauh ini persiapan di lapangan berjalan dengan baik. Personel juga tidak menemukan kendala berarti yang dapat menghambat pelaksanaan operasi.
“Dalam pelaksanaannya tidak memiliki hambatan. Semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Sudirman.
Operasi ODOL menjadi salah satu upaya kepolisian dalam meningkatkan kepatuhan kendaraan angkutan terhadap ketentuan dimensi dan kapasitas muatan.
Pengawasan dinilai penting karena Jalan Trans Sulawesi merupakan salah satu jalur utama yang digunakan kendaraan angkutan untuk mendistribusikan berbagai jenis barang antardaerah.
Kendaraan yang memiliki dimensi tidak sesuai ketentuan maupun membawa muatan berlebihan dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan pengguna jalan.
Karena itu, pengawasan terhadap kendaraan angkutan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Selain mempersiapkan Operasi ODOL, personel Pos PJR Polda di wilayah Mepanga juga tetap melaksanakan patroli secara rutin. Patroli dilakukan di sepanjang jalur Trans Sulawesi hingga batas wilayah Bulog.
Kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada pengawasan arus kendaraan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sepanjang jalur yang menjadi akses utama masyarakat dan kendaraan angkutan.
Sudirman mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan personel di lapangan, kondisi Jalan Trans Sulawesi, khususnya wilayah Mepanga, hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif.
“Untuk Jalan Trans Sulawesi di wilayah Mepanga, sampai saat ini dalam keadaan aman dan kondusif,” ucapnya.
Dalam pelaksanaan patroli dan pengawasan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan.
Namun, terhadap pengendara yang ditemukan melakukan pelanggaran, petugas tetap melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Beberapa pelanggaran yang menjadi perhatian di lapangan antara lain pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm serta penggunaan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Menurut Sudirman, imbauan dan penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Kepatuhan terhadap aturan diharapkan tidak hanya dilakukan ketika ada petugas yang melakukan pengawasan, tetapi menjadi kebiasaan setiap kali masyarakat menggunakan kendaraan di jalan raya.
“Keselamatan harus menjadi perhatian utama bagi setiap pengendara,” demikian penekanan dalam upaya pengawasan yang dilakukan personel di lapangan.
Patroli rutin juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan Jalan Trans Sulawesi, baik pengendara sepeda motor, kendaraan pribadi maupun kendaraan angkutan barang.
Dengan adanya persiapan Operasi ODOL dan patroli rutin, kepolisian diharapkan dapat semakin memperkuat pengawasan terhadap kendaraan yang melintas di wilayah Mepanga.
Pengawasan tersebut juga diharapkan mampu mencegah potensi kecelakaan maupun gangguan lalu lintas yang dapat timbul akibat kendaraan tidak memenuhi ketentuan.
Sudirman berharap situasi keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Mepanga dapat terus dipertahankan, terlebih menjelang pelaksanaan Operasi ODOL yang akan dilakukan secara serentak.
“Kami berharap keamanan dan kelancaran di jalan raya dapat berjalan dengan aman dan kondusif, demi terciptanya keamanan di sepanjang Jalan Trans Sulawesi,” tutupnya.*
Yuda






