Fakta Baru Ekshumasi, Polres Aceh Timur Telusuri Misteri Kematian Bayi di Sungai Arakundo.

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – suaramasyarakat.com // Lima hari setelah jasad seorang bayi perempuan ditemukan mengapung di aliran Sungai Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur, Polda Aceh membuka kembali makam bayi tersebut.

Langkah yang dikenal sebagai ekshumasi itu menjadi upaya penting untuk menyingkap fakta-fakta belum terjawab dalam penyelidikan, termasuk memastikan penyebab kematian korban melalui pemeriksaan medis forensik.

Penggalian kembali makam dilakukan pada Jumat (17/07/2026) pagi.

Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur menggandeng dokter forensik RSUD Langsa yang dipimpin oleh Dr.,dr. Netty Herawati, M.Ked (For).,Sp.FM.,M.H. untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah bayi yang sebelumnya telah dimakamkan.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas Lalu Lintas, Polsek Totikum Gelar Strong Point dan Patroli Dialogis di Sambiut

Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Novrizaldi, S.H., mengatakan, ekshumasi merupakan bagian dari proses penyidikan guna memperoleh alat bukti ilmiah (scientific crime investigation) yang dibutuhkan untuk mengungkap penyebab kematian bayi tersebut.

“Ekshumasi dilakukan untuk kepentingan penyidikan, khususnya memperoleh keterangan medis forensik yang dapat menjadi dasar dalam mengungkap secara utuh peristiwa ini, termasuk memastikan penyebab kematian korban,” kata AKP Novrizaldi.

Hasil dari ekshumasi oleh Tim Forensik RSUD Langsa diketahui terdapat tanda tanda kekerasan pada tubuh bayi diantaranya pada bagian lengan kanan dan di bagian kedua paha kedua korban. Disamping itu dr. Netty selaku ketua Tim Forensik menyebutkan kematian bayi (korban) disebabkan unsur kesengajaan.

Baca Juga :  Misteri Speedboat MISTER UN Mulai Terkuak! Polisi Kejar DOH, Berikut Ulasan Laporan Situasinya

“Ada unsur kesengajaan meninggalnya korban. Sedangkan untuk proses persalinan bayi normal pada usia 9 bulan dan diperkirakan bayi tersebut meninggal sekitar empat atau lima hari sebelum ditemukan,” ujar dr. Netty.

Selanjutnya Tim Forensik megambil sampel rambut dan tulang paha sebelah kanan korban guna dilakukan uji forensik.

Sebelumnya, warga menemukan sesosok jenazah bayi perempuan mengapung di Sungai Arakundo, tepatnya di Dusun Blang Raya, Desa Kuala Teupin Breuh, Kecamatan Simpang Ulim, pada Minggu, (12/07/2026).

Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan serta menunggu hasil forensik.*

Zulfikri

Berita Terkait

Kasi Humas Polres Tolitoli Pastikan Pelayanan SKCK Berjalan Normal
Wakapolres Aceh Timur Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026
Green Policing, Kapolres Aceh Timur Hijaukan Kembali SMA Negeri 1 Simpang Ulim
Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan
Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas
Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026
Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kasi Humas Polres Tolitoli Pastikan Pelayanan SKCK Berjalan Normal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Wakapolres Aceh Timur Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Green Policing, Kapolres Aceh Timur Hijaukan Kembali SMA Negeri 1 Simpang Ulim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan

Berita Terbaru