169 Anak Yatim Piatu di Langsa Timur Terima Seragam Sekolah dari Wali Kota Jeffry Santana

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa, Aceh – suaramasyarakat.com // Pemerintah Kota (Pemko) Langsa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan sekaligus meringankan beban masyarakat melalui penyerahan seragam sekolah gratis kepada 169 anak yatim piatu di Kecamatan Langsa Timur.

Program yang merupakan bagian dari Program Unggulan LANGSA JUARA ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya dan berlangsung di Kantor Camat Langsa Timur, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Irfan Arief, Kabag Prokopim Setdako Langsa Koko Hendrawansyah, Kabid Humas Diskominfo Muslim Ridwan, unsur Forkopimcam, para geuchik dan Tuha Peut se-Kecamatan Langsa Timur, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Camat Langsa Timur beserta seluruh geuchik yang telah bersinergi menyukseskan program bantuan seragam sekolah bagi anak yatim piatu.

“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali dapat melaksanakan program pembagian seragam sekolah gratis bagi anak yatim piatu. Ini merupakan tahun kedua pelaksanaannya, dan selama saya diberi amanah memimpin Kota Langsa, program ini akan terus kita lanjutkan,” ujar Wali Kota.

Baca Juga :  Wali Kota Langsa Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Teguhkan Semangat Patriotisme dan Persatuan

Menurut Jeffry, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu keluarga yang membutuhkan, terutama menjelang dimulainya tahun ajaran baru ketika kebutuhan pendidikan meningkat.

“Setiap tahun ajaran baru masyarakat dihadapkan pada kebutuhan biaya pembelian seragam sekolah. Karena itu, Pemerintah Kota Langsa berinisiatif membantu anak-anak yatim piatu melalui pemberian seragam sekolah gratis. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” katanya.

Wali Kota juga mengapresiasi para geuchik yang telah mengalokasikan sebagian Dana Desa untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Geuchik yang telah menyisihkan sebagian Dana Desa untuk membantu anak-anak yatim piatu. Mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” tuturnya.

Jeffry meminta Camat Langsa Timur bersama seluruh pemerintah gampong terus mengawal keberlangsungan program melalui penganggaran dalam APBG.

“Setiap pembahasan APBG, jangan lupa menganggarkan bantuan seragam bagi anak yatim piatu. Insyaallah, dalam beberapa hari ke depan siswa SD dan SMP juga akan kembali menerima bantuan seragam melalui sekolah masing-masing,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut memohon doa agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah, sehingga setiap program Pemerintah Kota Langsa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya.

Baca Juga :  Diduga Alami Konsleting Rumah Mbah Margono Ludes Terbakar

Ia juga berpesan kepada para penerima bantuan agar terus semangat belajar dan mendoakan seluruh pihak yang telah peduli terhadap pendidikan mereka.

Sementara itu, Camat Langsa Timur Yunita Silvia melaporkan bahwa bantuan tahun ini diberikan kepada 169 anak yatim piatu dari seluruh gampong di Kecamatan Langsa Timur, mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.

Yunita turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Langsa dan Ketua DPRK Langsa yang hadir langsung bersama masyarakat Langsa Timur.

“Kehadiran Bapak Wali Kota dan Ibu Ketua DPRK menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap program ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

Yunita juga menginstruksikan seluruh geuchik agar proses penyaluran seragam diselesaikan paling lambat Sabtu dan Minggu, sehingga seluruh penerima sudah dapat mengenakan seragam baru pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026).*

Nurma

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Berita Terbaru