Aceh Tamiang – SuaraMasyarakat.com // Viralnya berita sorotan dibeberapa media online dipublik Aceh Tamiang terkait tata kelola manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Muda Sedia (RSUD-MS) terkesan bobrok serta banyaknya terindikasi penyimpangan diduga oleh pimpinan rumah sakit tersebut.
Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM), Nasruddin, S.E., meminta kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Aceh Tamiang agar segera menggantikan Direktur RSUD Muda Sedia itu demi kepentingan tata kelola serta manajemen yang lebih baik bagi rumah sakit daerah tersebut.
“Citra RSUD Muda Sedia merupakan icon dunia pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan salah satu pilar pendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) bagi pemerintah kabupaten Aceh Tamiang, jadi harus benar-benar dipimpin secara baik dan benar, serta pimpinannya harus benar-benar memiliki skill leadership,” ujar Nasruddin, S.E., Sabtu, 13 Juni 2026.
Menurut Direktur FPRM tersebut, dari berbagai sorotan terhadap RSUD Muda Sedia selama ini viral dipublik, baik di Aceh Tamiang maupun digrup-grup wilayah Aceh, banyak terdapat dugaan praktik disinyalir tak sesuai aturan terjadi dilingkungan pengelolaan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang.
“Mulai dari tata kelola manajemen administrasi hingga pengelolaan limbah terkesan sering mencuat ke publik disinyalir melanggar aturan tata kelola limbah yang berlaku, disamping itu juga adanya keluhan-keluhan pasien dari kalangan menengah ke bawah,” sebut Direktur FPRM kepada media di Kualasimpang.
Direktur FPRM menilai, jika kondisi ini terus dipertahankan bupati Aceh Tamiang terhadap pengelolaan RSUD Muda Sedia, maka lambat Laun juga akan menjadi bom waktu yang akan menyoroti kepemimpinan Bupati Armia Fahmi dan Wabup Ismail.
“Saya menyarankan agar Bupati Aceh Tamiang benar-benar mempertimbangkan saran, kritikan, dan masukan banyak pihak terhadap situasi dan kondisi tata kelola RSUD Muda Sedia tersebut agar menjadi lebih baik dan membanggakan pemerintah daerah serta masyarakat,” pinta Nasruddin, S.E., mengakhiri.*
SiGe






