SUARAMASYARAKAT.COM////Ciamis, 9 Mei 2026 — Pentas Pendidikan Agama Islam tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Ciamis berlangsung meriah dan penuh semangat di SDN 1 Cijengjing. Kegiatan ini menjadi ajang positif bagi para siswa untuk menumbuhkan semangat berprestasi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai pendidikan agama.
Para peserta tampil dengan penuh percaya diri, kreatif, dan antusias dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya pada berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh kepala sekolah, para guru, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), serta Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) yang mewakili setiap kecamatan di Kabupaten Ciamis. Kehadiran mereka menambah semarak kegiatan sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan karakter berbasis keagamaan di lingkungan sekolah dasar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Muharam Ahmad Zajuli, Ketua KKG Kabupaten Ciamis Usep Mubarok, Ketua Panitia Penyelenggara Ana Suryana, serta jajaran guru dan kepala sekolah se-Kabupaten Ciamis.
Dalam sambutannya, Muharam Ahmad Zajuli menegaskan bahwa kegiatan Pentas PAI merupakan agenda rutin yang diinisiasi oleh seluruh guru agama Islam di sekolah dasar Kabupaten Ciamis sebagai langkah positif dalam membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, dan berakhlakul karimah.
“Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, para siswa diajak untuk memperdalam ilmu agama sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ana Suryana menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh Sekolah Dasar se-Kabupaten Ciamis. Setiap sekolah mengirimkan 20 peserta yang akan mengikuti 7 mata lomba yang tersebar dalam 12 kegiatan.
“Semoga kegiatan Pendidikan Agama Islam ini berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta,” pungkasnya.
Pentas PAI tingkat Kabupaten Ciamis ini diharapkan terus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.
(ETY)


