SUARAMASYARAKAT.COM///Sebanyak 285 petugas gabungan dikerahkan untuk melaksanakan pelayanan sekaligus mengawal kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat korban pasca banjir di Pendopo Bupati Aceh Timur, Kamis (2/4/2026).
Personel gabungan tersebut terdiri dari 185 anggota kepolisian, 60 personel Brimob Polda Aceh, serta 40 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Timur. Seluruh personel disiagakan guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sebelum pelaksanaan tugas, seluruh personel mengikuti apel yang digelar di Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Timur. Apel dipimpin oleh Wakapolres Aceh Timur, Abdul Muin.
Dalam arahannya, Wakapolres menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan, tanpa mengesampingkan kewaspadaan. Ia mengingatkan bahwa peserta aksi merupakan masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana banjir.
“Laksanakan pengamanan secara humanis dan santun, namun tetap waspada. Peserta aksi adalah masyarakat kita sendiri, bahkan bisa jadi di antaranya saudara atau keluarga kita. Oleh karena itu, kedepankan sikap persuasif, humanis, dan profesional,” ujarnya.
Ia juga menginstruksikan seluruh personel untuk menjaga disiplin, menghindari tindakan yang berpotensi memicu ketegangan, serta mengedepankan komunikasi yang baik dengan massa aksi.
Pengamanan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan, sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik dan diterima oleh pemerintah daerah.

