Huntap Diserahkan Simbolis oleh Wabup Ismail kepada Korban Bencana Alam di Huntara Desa Dalam

- Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang – SuaraMasyarakat.com // Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tamiang, Ismail, SE.I., serahkan secara simbolis kunci Hunian Tetap (Huntap) kepada warga korban dampak bencana alam Hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.

Penyerahan kunci secara simbolis oleh pejabat nomor 2 di Aceh Tamiang berlangsung di lokasi Hunian Sementara (Huntara) Desa Dalam Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (13/02/26).

Penyerahan tersebut dilakukan bersama Yayasan Harkat Cakrawala Peduli dan Humainement Concernes sebagai bentuk kolaborasi membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana pada November 2025.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Harkat Cakrawala Peduli telah menggagas serta merealisasikan pembangunan hunian tetap preview modeling tipe 36 bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

Ia menegaskan bahwa hunian tersebut bukan sekadar bangunan, melainkan wujud kepedulian pemerintah bersama lembaga kemanusiaan untuk memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan manusiawi.

“Kehilangan tempat tinggal merupakan cobaan yang berat, namun pemerintah akan terus hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat. Semoga hunian ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para penerima manfaat, terlebih di bulan Ramadan,” ujarnya.

Wabup juga mengimbau para penerima hunian agar memanfaatkan rumah tersebut dengan baik serta menjaga kebersihan dan kerukunan antarwarga.

Baca Juga :  Soroti Pengembangan Kayu Bulat dan Pemberdayaan Tenaga Lokal Dijawab pengawas

Sementara itu, Manajer Humainement Concernes dari Yayasan Harkat Cakrawala Peduli, Daegal Aristo, menyampaikan bahwa pembangunan rumah tersebut merupakan dedikasi bagi masyarakat Aceh Tamiang diselesaikan dalam waktu sekitar 28 hari dengan konsep rumah tipe 6×6 meter.

Ia berharap hunian tersebut dapat dijaga dengan baik oleh para penerima manfaat, serta membuka peluang pengembangan program serupa ke depan melalui dukungan para donatur dan kerja sama berkelanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.*

Reporter : S. Adi P

Berita Terkait

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan
Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi
Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan
Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Berita Terbaru