Polres Banggai Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Karyawan Toko All Swalayan Luwuk

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Polres Banggai melaksanakan rekonstruksi kasus kejahatan terhadap nyawa yang mengakibatkan satu karyawan All Swalayan Luwuk meninggal dunia dan satu lainnya luka-luka.

 

Rekonstruksi digelar pada Jumat (27/2/2026) sore dengan memperagakan 26 adegan, di dua TKP, yakni asrama Polres Banggai dipilih menjadi tempat pelaksanaannya.

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kanit Pidum Satreskrim Polres Banggai, IPDA Vicky Gultom, selaku penyidik, dan menghadirkan tersangka WP (46) warga BTN Regency Bukit Mambual Luwuk Selatan yang memerankan sendiri seluruh adegan.

 

Selain tersangka, kegiatan juga melibatkan kejaksaan, para saksi, termasuk pemeran pengganti korban hingga pihak keluarga korban.

Baca Juga :  Warga Kedungdowo Laporkan Dugaan Korupsi Pembangunan Makam Mbah Hasan Surgi ke Polres Batang

 

Pada TKP pertama berada di depan Toko All Swalayan Puge, Tersangka memeragakan 5 adegan. Saat itu tersangka duduk di tangga masuk depan toko. Kemudian di TKP 2, depan kantor FIF Luwuk, yakni pada adegan 6 dan 7 tersangka datang untuk istirahat dilokasi tersebut.

 

Selanjutnya tersangka kembali lagi ke TKP 1. Disana tersangka memeragakan 19 adegan. Pada adegan ke 8, tersangka melepaskan seluruh pakaiannya. Hingga adegan 14 ia masuk kedalam mess karyawan menuju toilet untuk buang air besar. Adegan 15, mengambil gunting dan pisau dapur diatas meja.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Parigi Moutong Gagalkan Peredaran Sabu, Enam Paket Diamankan di Torue

 

“Penganiayaan yang menyebabkan dua korban yakni Andriyani Mamangkey meninggal dunia dan Aulia Malla menderita luka-luka terjadi saat adegan ke 20 hingga 23,” sebut Kanit 1 Pidum Satreskrim, IPDA Vicky.

 

“Rekonstruksi ini penting untuk menyinkronkan keterangan tersangka dan saksi, serta memperjelas rangkaian peristiwa sebelum dan sesudah terjadinya tindak pidana,” tambahnya.

 

Dari hasil rekonstruksi, penyidik berhasil menggambarkan secara rinci setiap tahapan peristiwa yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan tersebut. Selanjutnya, berkas perkara akan dilengkapi untuk segera dilimpahkan kepada pihak kejaksaan.

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru