Pimpinan Umum SuaraMasyarakat: “Jurnalis Jangan Dijadikan Tumbal Kepentingan” jika tidak salah jangan menyuap

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan — Pimpinan Umum SuaraMasyarakat, Bayu Anggara, memberikan tanggapan resmi terkait informasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tiga oknum yang disebut sebagai pekerja media di rumah makan Sego Dalem, kompleks Dupan, Pekalongan, pada Rabu (….) sekitar pukul 13.00 WIB. Tiga oknum tersebut berinisial MY, A, dan AB, yang kini tengah menjalani pemeriksaan oleh Polda Jawa Tengah.

Selain itu, Kepala Desa Wonokerto Wetan, berinisial S, juga dimintai keterangan oleh penyidik terkait dugaan pemerasan tersebut.

Bayu menegaskan bahwa profesi jurnalis tidak boleh dijadikan “tumbal” atas kepentingan kelompok tertentu. Ia menekankan bahwa jika ada oknum yang melanggar, proses hukum tetap harus berjalan sesuai prosedur, namun jangan sampai profesi secara keseluruhan disudutkan.

“Jurnalis tidak boleh dijadikan tumbal. Jika ada oknum yang salah, biarkan hukum yang membuktikan. Tapi jangan sampai jurnalis yang bekerja sesuai aturan ikut terseret atau dijadikan sasaran kepentingan tertentu,” tegas Bayu.

Baca Juga :  Wacana WFA di Kabupaten Pekalongan Tuai Kritik: Disiplin ASN Masih Rendah, Target Kerja Dinilai Masih "Gelap"

Ia juga menyoroti pertanyaan besar mengapa ada pihak yang merasa perlu memberikan janji atau konsesi kepada oknum jurnalis jika memang tidak melakukan kesalahan.

: Tetap Tegak, Tetap Menulis, Tetap Mengawasi

Bayu mengingatkan seluruh jurnalis untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.

“Jika ada dugaan pelanggaran, jadikan itu laporan jurnalistik yang berbasis fakta dan kode etik. Jangan takut, jangan patah semangat,” ujarnya.

SuaraMasyarakat memastikan akan melakukan investigasi independen untuk menelusuri secara objektif kejadian tersebut.

1. KUHP – Pasal Pemerasan
• Pasal 368 KUHP: Pemerasan dengan ancaman kekerasan dapat dipidana hingga 9 tahun.
• Pasal 369 KUHP: Pemerasan dengan ancaman pencemaran nama baik dapat dipidana hingga 4 tahun.

Baca Juga :  Kapolda Sumsel Terima Audiensi Cipayung Plus Palembang, Bahas Transparansi Hukum hingga Penanganan Karhutla

Semua pihak yang diperiksa tetap berstatus terperiksa dan belum dapat dinyatakan bersalah sebelum putusan hukum yang berkekuatan tetap.

2. UU Pers No. 40 Tahun 1999

UU Pers menjamin:
• Jurnalis bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik.
• Dugaan pelanggaran etik diselesaikan melalui Dewan Pers.
• Pers memiliki fungsi informasi, pendidikan, dan kontrol sosial.

3. Kode Etik Jurnalistik (KEJ)

KEJ mengatur bahwa jurnalis:
• Tidak boleh menyalahgunakan profesi.
• Harus mengutamakan akurasi.
• Wajib menolak suap atau imbalan yang menghilangkan independensi.

Bayu menegaskan bahwa apa pun dinamika yang terjadi, marwah jurnalis harus tetap dijaga.

“Jurnalis adalah garda demokrasi. Selama bekerja berdasarkan fakta dan kode etik, tidak ada alasan untuk takut.”Red – Angga

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru