Aceh Timur – SuaraMasyarakat.com // Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-1 Tingkat Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, resmi berakhir pada Minggu, 23 November 2025. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 21 hingga 23 November 2025, itu berjalan meriah dan penuh antusiasme dari peserta maupun masyarakat.
Festival yang bertujuan menumbuhkan semangat kompetisi Islami dan penguasaan ilmu agama bagi generasi muda ini menampilkan 21 cabang perlombaan, mulai dari tilawah hingga cerdas cermat Al-Qur’an.
Penutupan FAS ke-1 Nurussalam
FAS ke-1 ditutup secara resmi oleh Anggota DPRK Aceh Timur yang turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan perdana ini. Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Darkasyi, menyampaikan bahwa pelaksanaan festival berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak.
“Alhamdulillah, FASI ke-1 ini berjalan lancar. Kami berharap semangat Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam yang ditanamkan melalui festival ini dapat terus menyala dan melahirkan generasi penerus yang unggul di Kecamatan Nurussalam,” ujarnya.
Gampong Peulawi Tampil sebagai Juara Umum
Usai dilakukan rekapitulasi total nilai dari seluruh cabang, panitia menetapkan Gampong Peulawi sebagai Juara Umum FAS ke-1 Nurussalam 2025. Penetapan tersebut didasarkan pada akumulasi poin dari perolehan Juara I, II, dan III di semua kategori.
Meski beberapa gampong seperti Meunasah Teungoh mendominasi gelar Juara I pada sejumlah cabang—termasuk Cerdas Cermat Al-Qur’an—namun konsistensi Peulawi di banyak bidang mengantarkan mereka berada di posisi teratas.
Daftar Sorotan Juara I
Berikut beberapa peserta yang berhasil meraih Juara I pada cabang lomba bergengsi:
Cabang Lomba Nama Pemenang Nilai Utusan Gampong
Mewarnai Gambar Islam (TKA Putri) Nurazizah 94 Hasan Tanjong
Tahfidz TQA Putra Muhammad Ziaul Alhabib 95 Meuligô Arôn
Cerdas Cermat Al-Qur’an Teungku Syah Alfi 700 Meunasah Teungoh
Tilawah TQA Putri Mahsira Melana Kamila 81 Meunasah Teungoh
Tartil TPA Putra Muhammad Dzikra 92 Blang Panjou
Harapan Ke Depan
Pelaksanaan FAS ke-1 ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin kecamatan dalam rangka membina generasi Qur’ani. Masyarakat dan pemerintah gampong didorong untuk terus mendukung kegiatan serupa sebagai investasi moral bagi anak-anak di wilayah Nurussalam.*
Reporter : Jufri Zain






