17 group Meurukon Meriahkan HUT Bireuen ke-27 ,ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati

- Redaksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen, Aceh – suaramasyarakat.com //
Sebanyak 17 grup dari 17 kecamatan ikut meramaikan festival yang berlangsung selama tiga malam, 5–7 Oktober 2026, di halaman Pendopo Bireuen.

Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen.

Festival meurukon memperebutkan Anugerah Bupati Bireuen dengan tema “Bireuen Kota Santri, Tanah Juang Pusaka Bangsa.”

Panitia Festival Meurukon, Azmi, S.Kom., M.M mengatakan, Meurukon merupakan seni tutur tradisional Aceh yang dapat menyampaikan syiar syiar agama kepada masyarakat

Pada malam pertama, Senin 5 Oktober 2026 tampil lima grup dari Kecamatan Pandrah, Gandapura, Samalanga, Peusangan Siblah Krueng dan Juli.

Baca Juga :  Polsek Nguntoronadi Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Malam kedua, Selasa, 06 Oktober 2026, giliran enam grup dari Kecamatan Kota Juang, Jangka, Peulimbang, Peusangan, Makmur dan Peudada.

Sedangkan malam ketiga, Rabu, 07 Oktober 2026, enam grup dari Kecamatan Kuala, Kuta Blang, Jeunieb, Peusangan Selatan, Simpang Mamplam dan Jeumpa akan tampil.

Panitia festival meurukon menyampaikan , setiap peserta wajib berdomisili di kecamatan yang diwakilinya. Ketentuan tersebut dibuktikan dengan fotokopi KTP atau KTA.

Festival tersebut, enam penyaji terbaik akan menerima Anugerah Kebudayaan berupa penghargaan dan uang pembinaan masing-masing Rp.5.000.000. ( lima juta rupiah )

Baca Juga :  SPBU Tambun Beroperasi Lancar, Tomi: Belum Ada Antrian Panjang

Bagi 11 kecamatan yang masuk nominasi akan menerima Anugerah Kebudayaan, penghargaan dan uang pembinaan masing-masing Rp.1.000.000.( satu juta rupiah)

Pada malam ketiga peserta meurukon mampu menampilkan syair yang indah salah satunya peserta yang berasal dari Kecamatan
Simpang mamplam begitu juga peserta dari kecamatan lainnya

Akhirnya festifal Meurukon secara resmi ditup oleh Wakil Bupati Bireuen Ir.H Razuardi MT pada Rabu malam 7 Oktober 2026

Festival meurukon ini diharapkan dapat digelar setiap tahun sehingga seni tutur tradisional yang merupakan warisan budaya Aceh yang membawakan syiar syiar dapat lestari di bumi Kabupaten Bireuen.*

MAWAR

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Berita Terbaru