Wakil Bupati Morut Sampaikan Penjelasan Empat Ranperda 2026 di Rapat Paripurna DPRD

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///KOLONODALE, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati atas empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tahun 2026, Jumat (10/4/2026).

 

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Morut Warda Dg Mamala, didampingi Wakil Ketua I Megawati Ambo Asa dan Wakil Ketua II Ambo Mai, dihadiri Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K., S.Pd., M.Pd., seluruh anggota DPRD, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

 

Wakil Bupati H. Djira K. menyampaikan penjelasan mewakili Bupati. Ia menekankan bahwa Peraturan Daerah (Perda) merupakan instrumen strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang harus disusun secara terencana, harmonis, dan partisipatif.

 

“Perda harus disusun secara terencana, harmonis, dan melibatkan masyarakat agar menghasilkan produk hukum yang berkualitas,” tegas Djira.

 

Ia juga mengingatkan agar seluruh tahapan pembentukan Perda mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 yang telah diperbarui dengan Permendagri Nomor 120 Tahun 2018.

Baca Juga :  Polisi Sukses Amankan Tompotika Fun Run 2026, Ratusan Peserta Meriahkan Bualemo

 

Berikut empat Ranperda yang disampaikan penjelasannya:

 

1.Ranperda Penyelenggaraan Bantuan Hukum.

Ranperda ini bertujuan menjamin akses keadilan bagi masyarakat miskin melalui penyediaan bantuan hukum secara gratis serta melindungi hak konstitusional warga negara.

“Bantuan hukum menjadi jembatan keadilan agar semua warga mendapat perlakuan yang sama di depan hukum,” jelas Djira.

 

2.Ranperda Perubahan Tata Cara Pencalonan dan Pemberhentian Kepala Desa.

Perubahan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa untuk menyelaraskan regulasi daerah dengan kebijakan nasional, memperkuat pemerintahan desa, serta mewujudkan desa yang mandiri dan demokratis.

 

3.Ranperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Ranperda ini menggantikan Perda lama yang dinilai sudah tidak relevan. Pengaturan baru mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan diperkuat Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024.

Baca Juga :  Konsultasi Publik AMDAL PT. BTIIG Diduga Tidak Transparan, Alim Hendra Disorot

“Ini bukan pembatasan, tetapi perlindungan kesehatan publik,” tegas Wakil Bupati.

 

4.Ranperda Perubahan Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Fokus utama adalah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah, memperkuat sistem informasi aset, serta menegaskan tanggung jawab pengelola sesuai Permendagri Nomor 7 Tahun 2024.

 

Djira menambahkan bahwa keempat Ranperda tersebut telah melewati proses konsultasi publik dan harmonisasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah.

 

“Pemerintah daerah berharap DPRD Morowali Utara segera membahas Ranperda ini pada tahap selanjutnya hingga disahkan menjadi Perda,” tandasnya.

 

Rapat paripurna ini menjadi langkah awal penting untuk menghasilkan regulasi daerah yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Morowali Utara di tahun mendatang.

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru