Pilwana Ampang Pulai Pulau Karam Berujung Gugatan, Calon Tolak Hasil Penghitungan Suara

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//TARUSAN (suaramasyarakat.com) – Pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Nagari Ampang Pulai Pulau Karam, Kecamatan XI Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang digelar pada 17 Desember 2025, kini memasuki babak baru.

Salah satu calon wali nagari resmi melayangkan gugatan ke tingkat kabupaten, menolak hasil penghitungan suara karena diduga terdapat indikasi kecurangan dalam proses pemilihan hingga rekapitulasi suara.

Sengketa ini memicu ketegangan di tengah masyarakat, terutama karena selisih suara antarcalon yang sangat tipis, sehingga memunculkan desakan transparansi dari berbagai pihak.

Poin Gugatan dan Dugaan Pelanggaran

Berdasarkan penelusuran di lapangan, gugatan tersebut memuat sejumlah poin krusial yang dinilai mencederai prinsip sportivitas Pilwana, di antaranya:

Selisih Suara Tipis

Hasil penghitungan awal menunjukkan calon nomor urut 4 Edmairizon unggul 2 suara atas calon nomor urut 2 Erion. Namun, setelah dilakukan penghitungan ulang akibat desakan massa, selisih suara menyusut menjadi 1 suara.

Daftar Pemilih Tetap (DPT)

Terdapat dugaan pemilih di bawah usia 17 tahun yang ikut memberikan suara.

Baca Juga :  Kapolda Sulteng berikan arahan kepada Personel Polres Morowali Utara dan Kompi I Yon C Pelopor Morowali

Keterlibatan Pemilih Khusus

Partisipasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dipersoalkan oleh salah satu pihak.

Netralitas Panitia

Muncul dugaan keberpihakan panitia Pilwana terhadap salah satu kandidat.

“Itu beberapa poin krusial yang dianggap mencederai sportivitas Pilwana Ampang Pulai Pulau Karam yang berkembang di tengah masyarakat dalam beberapa hari terakhir,” ungkap sejumlah warga kepada media ini.

Tanggapan Panitia Pilwana

Ketua Panitia Pilwana Nagari Ampang Pulai Pulau Karam, Gusman, menyampaikan bahwa pihaknya baru mengetahui adanya gugatan tersebut setelah menerima panggilan dari Panitia Pilwana Tingkat Kabupaten pada Senin (22/12/2025).

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan Pilwana telah dilaksanakan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku. Gusman menyebutkan, pada hari pemungutan suara, terdapat 1.848 pemilih yang menggunakan hak pilihnya tanpa kendala teknis berarti.

Terkait pemilih ODGJ, Gusman menjelaskan bahwa yang bersangkutan hadir dengan kondisi tertib, tidak menimbulkan kegaduhan, serta melakukan pencoblosan secara mandiri.

“Saya rasa panitia sudah menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Gusman, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga :  Satlantas Polres Banggai Tingkatkan Patroli Blue Light di Titik Rawan Malam Hari

Penetapan Wali Nagari Terpilih

Sementara itu, Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari, Subrijal, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) penetapan Edmairizon sebagai Wali Nagari terpilih, berdasarkan Berita Acara Panitia tertanggal 18 Desember 2025.

“Bamus merujuk pada berita acara yang ada. Karena pada saat itu tidak ada pemberitahuan gugatan secara formal kepada kami, maka penetapan tetap dijalankan,” jelas Subrijal.

Situasi Terkini

Meski SK penetapan telah diterbitkan, situasi di lapangan masih dinamis. Pendukung calon nomor urut 2 dilaporkan melakukan aksi desakan agar dilakukan transparansi penuh. Penghitungan ulang suara bahkan sempat dilakukan hingga dua kali, yakni pada malam pascapemilihan dan keesokan harinya, di Kantor Wali Nagari, guna meredam gejolak massa.

Saat ini, kelanjutan hasil Pilwana Ampang Pulai Pulau Karam menunggu keputusan Panitia Pilwana Tingkat Kabupaten Pesisir Selatan, yang tengah memproses gugatan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait lainnya.

(Riki/tim)

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru