Bangkep, Sulteng – SuaraMadyarakat.com // Kepolisian Resor (Polres) Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah (Sulteng) laksanakan apel kesiapan pengamanan ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis (14/5/2026).
Apel yang berlangsung pukul 07.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bangkep, Kompol Maikun, S.H., M.H., guna memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Kristiani di wilayah hukum Polres Bangkep berjalan aman dan kondusif.
Kabag Ops Kompol Maikun menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Fokus pengamanan dilakukan di sejumlah titik gereja yang tersebar di wilayah Banggai Kepulauan.
Strategi pengamanan mencakup penjagaan di pintu masuk gereja, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli keliling di area sekitar rumah ibadah.
Sebanyak 60 personel gabungan dari Polres hingga polsek jajaran dikerahkan dalam operasi pengamanan ini. Para personel ditempatkan secara strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kekhusyukan para jemaat yang sedang melaksanakan prosesi ibadah.
Kasi Propam Polres Banggai Kepulauan, AKP Partono, turut memantau jalannya penempatan personel guna memastikan setiap anggota menjalankan tugas sesuai SOP dan menjaga kedisiplinan di lapangan.
AKP Partono menekankan pentingnya sikap humanis namun tetap waspada dalam menjalankan tugas pengamanan rumah ibadah demi kenyamanan publik.
Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan di berbagai titik gereja di wilayah hukum Polres Bangkep terpantau aman dan terkendali.
Masyarakat terlihat antusias mengikuti ibadah dengan tenang berkat skema pengamanan ketat yang diterapkan oleh pihak kepolisian sejak pagi hari.
Polres Banggai Kepulauan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama.
Melalui pengamanan yang maksimal ini, Polri berkomitmen menciptakan lingkungan yang damai dan inklusif bagi seluruh warga di Kabupaten Banggai Kepulauan dalam menjalankan kewajiban ibadahnya.*
Yudha






