Korban Perempuan Bersimbah Darah di Gudang Daerah Lebo, Publik Menunggu Sikap Polres Batang

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG – suaramasyarakat.com//Dugaan kekerasan fisik terhadap perempuan yang dialami NA, warga Kauman, Kabupaten Batang, menjadi sorotan publik dan menegaskan pentingnya penanganan langsung oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Batang. Kasus ini dinilai bukan perkara pidana biasa, melainkan menyangkut keselamatan, martabat, dan perlindungan hukum bagi perempuan korban kekerasan.

 

Korban NA secara resmi melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Batang dengan Nomor STTP/26/I/2026/Res.Batang, tertanggal 16 Januari 2026. Terduga pelaku berinisial SK, yang menurut keterangan korban dikenal sebagai bos solar.

 

Dalam keterangannya kepada awak media SuaraMasyarakat.com, NA menuturkan bahwa dirinya dipukul dan ditendang secara bertubi-tubi hingga wajahnya bersimbah darah. Kekerasan tersebut tidak hanya menimbulkan luka fisik serius, tetapi juga trauma psikologis mendalam sebagai perempuan korban kekerasan.

Baca Juga :  Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

 

Kuasa hukum korban menyampaikan bahwa penanganan perkara kekerasan terhadap perempuan semestinya menjadi atensi utama Unit PPA Polres Batang, mengingat unit tersebut dibentuk secara khusus untuk menangani kasus dengan perspektif korban, perlindungan, dan keadilan substantif.

 

Pada 26 Januari 2026 sekitar pukul 08.30 WIB, kuasa hukum korban melakukan klarifikasi dengan terduga pelaku. Namun dalam kesempatan tersebut, Sdr. SK tidak memberikan keterangan terkait peristiwa kekerasan yang dilaporkan, meskipun kuasa hukum telah memperkenalkan diri secara resmi.

 

Meski proses hukum diketahui berjalan dan perkara dilimpahkan ke Polsek warungasem, publik menaruh harapan agar kendali dan penanganan utama tetap berada di Polres Batang melalui Unit PPA, sehingga korban perempuan mendapatkan perlindungan maksimal dan proses hukum berjalan secara profesional serta sensitif terhadap kondisi korban.

Baca Juga :  Ketua Umum DPP FORWAPI Halim Saepudin Resmi Serahkan SK DPC FORWAPI Kabupaten Ciamis

 

Aktivis perlindungan perempuan menilai bahwa Polres Batang memiliki tanggung jawab moral dan institusional untuk memastikan setiap laporan kekerasan terhadap perempuan ditangani secara serius, tegas, dan berkeadilan, tanpa memandang latar belakang terduga pelaku.

 

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum masih berlangsung. Seluruh pihak yang disebutkan masih berstatus terduga, dan penanganan perkara tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Red- Bayu Anggara

 

Berita Terkait

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata
Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk
Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI
Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai
Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA
Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga
Personel Polsek Madat dan Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Makam
Sarapan Bersama, Cara Sederhana Kapolres Aceh Timur Perkuat Soliditas Internal
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI

Selasa, 21 April 2026 - 07:08 WIB

Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA

Selasa, 21 April 2026 - 07:04 WIB

Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga

Berita Terbaru