Geger! Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Terlentang di Saluran Irigasi Kesesi Pekalongan

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Polres Pekalongan – Polda Jateng – Warga Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan sesosok pria paruh baya yang meninggal dunia di saluran irigasi area persawahan, Minggu (30/11/2025) siang. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit dalam.

 

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 11.30 wib di aliran sungai kecil persawahan yang masuk wilayah Dukuh Kesesi, Desa Kesesi. Korban diketahui bernama Drajat (56) warga Desa Srinahan, Kecamatan Kesesi.

 

Menurut kronologi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh Slamet Riyadi (56), yang sedang bekerja di sawah bersama temannya. Saksi melihat korban sudah tergeletak dalam posisi terlentang di saluran irigasi tersebut.

Baca Juga :  Natal Aman Tanpa Macet, Ditlantas Polda Sulbar Intensifkan Patroli Dialogis di Gereja dan Jalan Arteri Mamuju

 

Slamet kemudian segera meminta temannya untuk memberitahu pihak keluarga korban, yakni Casumi (65) dan Warhan (43), yang juga menjadi saksi dalam peristiwa ini. Tak lama berselang, Slamet melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kesesi Polres Pekalongan.

 

Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

 

Tim dari Polsek Kesesi segera bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

 

“Berdasarkan olah TKP dan keterangan dari pihak keluarga, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban. Korban ditemukan dalam posisi terlentang di irigasi sungai kecil area persawahan,” ujar Kasubsi Penjas Sihumas Ipda Warsito, S.H., Minggu (30/11/2025).

Baca Juga :  Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Gelar Pengabdian Masyarakat di Julok, Aceh Timur

 

Lebih lanjut, Warsito mengungkapkan bahwa pihak keluarga membenarkan korban memiliki riwayat penyakit dalam.

 

“Keluarga korban membenarkan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit dalam, yaitu darah tinggi disertai vertigo. Korban juga sering mengeluh sakit di bagian kepala dan sempat berobat ke Bidan Desa Srinahan,” jelasnya.

 

Menyikapi musibah ini, pihak keluarga korban telah menerima dengan ikhlas dan meyakini kejadian tersebut murni musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

 

“Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak akan menuntut secara hukum, serta menolak untuk dilakukan otopsi,” tutup Warsito. (lutfi)

Berita Terkait

Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat
Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata
Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk
Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI
Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai
Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA
Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga
Personel Polsek Madat dan Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Makam
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 07:27 WIB

Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk

Selasa, 21 April 2026 - 07:13 WIB

Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai

Selasa, 21 April 2026 - 07:08 WIB

Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA

Berita Terbaru