SUARAMASYARAKAT.COM//Kajen, 27 Desember 2025 — Sejumlah botol minuman keras ditemukan menumpuk di area belakang Masjid Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. Temuan tersebut menuai sorotan masyarakat karena berada di kawasan pusat kota sekaligus dekat dengan area perkantoran pemerintahan dan rumah ibadah.
Menurut informasi yang dihimpun, botol-botol minuman keras itu diduga ditemukan oleh pencari rongsok yang beraktivitas di wilayah Alun-Alun Kajen. Botol bekas miras tersebut ditemukan di beberapa titik dan kemudian dikumpulkan di satu lokasi.
Warga menduga, botol minuman keras tersebut berasal dari aktivitas oknum pengunjung Alun-Alun Kajen, khususnya di sekitar kawasan angkringan yang ramai hingga malam hari.
Dugaan ini muncul karena keberadaan botol miras yang cukup banyak dan ditemukan berulang kali di area tersebut.
Selain itu, masyarakat juga menyoroti maraknya pedagang angkringan di sekitar Alun-Alun Kajen, di mana sebagian di antaranya dinilai tidak mencerminkan norma kesopanan, baik dari segi berpakaian maupun dugaan adanya praktik penyediaan minuman keras secara terselubung. Meski demikian, hal tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Kondisi ini dinilai bertolak belakang dengan slogan Kabupaten Pekalongan sebagai kota santri dan beriman, serta ikon gapura Al-Qur’an yang selama ini menjadi identitas Kajen. Warga berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga tercermin dalam pengawasan dan penataan lingkungan publik.
Masyarakat meminta dinas terkait bersama Satpol PP Kabupaten Pekalongan segera turun tangan untuk melakukan penertiban, memberikan peringatan, serta pembinaan kepada para pedagang angkringan agar aktivitas di kawasan Alun-Alun Kajen tetap tertib dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
(Santokajen)

