Botol Minuman Keras Ditemukan di Belakang Masjid Alun-Alun Kajen, Warga Soroti Aktivitas Angkringan.

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Kajen, 27 Desember 2025 — Sejumlah botol minuman keras ditemukan menumpuk di area belakang Masjid Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. Temuan tersebut menuai sorotan masyarakat karena berada di kawasan pusat kota sekaligus dekat dengan area perkantoran pemerintahan dan rumah ibadah.

 

Menurut informasi yang dihimpun, botol-botol minuman keras itu diduga ditemukan oleh pencari rongsok yang beraktivitas di wilayah Alun-Alun Kajen. Botol bekas miras tersebut ditemukan di beberapa titik dan kemudian dikumpulkan di satu lokasi.

 

Warga menduga, botol minuman keras tersebut berasal dari aktivitas oknum pengunjung Alun-Alun Kajen, khususnya di sekitar kawasan angkringan yang ramai hingga malam hari.

Baca Juga :  Dipimpin Langsung Kapolres Banggai, Suasana Haru Warnai Tradisi Pelepasan AKBP Putu

 

Dugaan ini muncul karena keberadaan botol miras yang cukup banyak dan ditemukan berulang kali di area tersebut.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti maraknya pedagang angkringan di sekitar Alun-Alun Kajen, di mana sebagian di antaranya dinilai tidak mencerminkan norma kesopanan, baik dari segi berpakaian maupun dugaan adanya praktik penyediaan minuman keras secara terselubung. Meski demikian, hal tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Baca Juga :  Audiensi dengan Pemkot Palembang, Kepala Rutan Kelas I Palembang Perkenalkan Diri dan Perkuat Sinergi

 

Kondisi ini dinilai bertolak belakang dengan slogan Kabupaten Pekalongan sebagai kota santri dan beriman, serta ikon gapura Al-Qur’an yang selama ini menjadi identitas Kajen. Warga berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga tercermin dalam pengawasan dan penataan lingkungan publik.

 

Masyarakat meminta dinas terkait bersama Satpol PP Kabupaten Pekalongan segera turun tangan untuk melakukan penertiban, memberikan peringatan, serta pembinaan kepada para pedagang angkringan agar aktivitas di kawasan Alun-Alun Kajen tetap tertib dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(Santokajen)

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru