Polda Jateng Bersama Stakeholder Dampingi Pemulihan Psikologis Ustazah dan Santriwati di Sukoharjo

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukoharjo, Jateng – suaramasyarakat.com // Polda Jateng bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait melakukan pendampingan terhadap ustazah dan santriwati di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi para ustazah dan santriwati sekaligus memberikan dukungan pemulihan pascakejadian yang berlangsung pada 27 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AKP) tingkat Provinsi maupun Kabupaten Sukoharjo, Kesbangpol Provinsi, Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Danramil, Pelaksana Tugas (Plt.) Camat, kepala desa, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam keterangannya di Sukoharjo, Senin (2/11/2026), Kombes Pol. Nunuk Setiyowati menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus melihat secara langsung kondisi ustazah dan santriwati yang masih berada di lingkungan pondok pesantren.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak pondok, diketahui terdapat empat ustazah dan satu santriwati yang masih berada di pesantren.

Baca Juga :  Ghiat Police Goto School Kapolsek Kaliwedi Kompol Rinduwan Sambangi Sekolah MTS AL whataniyah Kaliwedi Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menawarkan bantuan fasilitasi kepulangan bagi santriwati yang berasal dari Lampung apabila terkendala biaya untuk kembali ke daerah asalnya.

“Kami sudah menawarkan apabila memang santriwati yang terkendala biaya ini ingin pulang ke Lampung, kami siap untuk memfasilitasi,” ujar Nunuk.

Ia menjelaskan, pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Pendampingan tersebut mencakup aspek psikologis dan psikososial guna membantu proses pemulihan para ustazah dan santriwati yang terdampak.

“UPTD PPA, baik provinsi maupun kabupaten, siap untuk melakukan pendampingan, baik secara psikologis maupun psikososial, sehingga perlindungan terhadap perempuan dan anak terkait kejadian pada 27 Oktober ini bisa betul-betul dipulihkan dan mereka kembali dapat beraktivitas sesuai yang diharapkan,” jelasnya.

Baca Juga :  PT AATPastikan Penyaluran LPG ke Pangkalan Berjalan Lancar, Harga HET Rp20.500

Terkait aktivitas pendidikan, kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren untuk sementara masih dihentikan. Namun, pihak pondok telah merencanakan pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara daring melalui Zoom atau metode online lainnya.

Nunuk menambahkan, pihak pondok pesantren menyambut baik kehadiran dan perhatian seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pendampingan tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu pemulihan kondisi para ustazah dan santriwati.

“Pada prinsipnya, kami semua ingin membantu melakukan pemulihan dan memberikan pendampingan terhadap para santriwati maupun ustazah,” pungkasnya.

Melalui sinergi lintas instansi tersebut, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan secara optimal sehingga para ustazah dan santriwati dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pendidikan, dalam kondisi yang aman dan nyaman.*

Yuda

Berita Terkait

Pemko Langsa Kunjungi dan Serahkan Bantuan Sosial kepada Ibu Nur Asiah di Sungai Pauh Induk
Kades Sidoan Selatan: Penyaluran Elpiji Gratis Berjalan Lancar, KDKMP Terkendala Lahan dan Anggaran
Camat Sidoan: Pencegahan Karhutla Terus Dilakukan, Penyaluran Elpiji Tahap II Hampir Rampung
Kantor Pos Tinombo Tetap Layani Masyarakat, Penyaluran Bansos Sembako dan PKH Tak Lagi Melalui Pos
PLN Tinombo Pastikan Pelayanan Listrik Menjangkau Hingga Pelosok Desa
Sah Secara Adat Lamo Pusako Usang, JS DT Majo Indo Penetima Warih Bakaturunan Dari Lembak Tuahdan Mahyudin DT Majo Indo
Camat Tinombo Jelaskan Kendala Koperasi Merah Putih dan Upaya Penanganan Kebakaran Lahan Pertanian
SPBU Tomini Akui Jatah BBM 5 Liter, Pengawas Sebut Stok Masih Terbatas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WIB

Pemko Langsa Kunjungi dan Serahkan Bantuan Sosial kepada Ibu Nur Asiah di Sungai Pauh Induk

Rabu, 4 November 2026 - 20:02 WIB

Kades Sidoan Selatan: Penyaluran Elpiji Gratis Berjalan Lancar, KDKMP Terkendala Lahan dan Anggaran

Rabu, 4 November 2026 - 17:45 WIB

Camat Sidoan: Pencegahan Karhutla Terus Dilakukan, Penyaluran Elpiji Tahap II Hampir Rampung

Rabu, 4 November 2026 - 17:39 WIB

Kantor Pos Tinombo Tetap Layani Masyarakat, Penyaluran Bansos Sembako dan PKH Tak Lagi Melalui Pos

Rabu, 4 November 2026 - 14:13 WIB

PLN Tinombo Pastikan Pelayanan Listrik Menjangkau Hingga Pelosok Desa

Berita Terbaru