Tolitoli, Sulteng – suaramasyarakat.com // Pembinaan dan pengayoman terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana secara efektif dan intensif sebagai bekal diri setelah nantinya kembali ke komunitas masyarakat selesai menjalani masa hukuman.
Hal tersebut didampaikan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Mansyur Yunus Gafur, diwakili Kasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Selasa, 11 Agustus 2026.
Ia mengatakan untuk lapas sering lakukan kegiatan keagamaan termasuk pengajian di lingkungan lapas kelas IIB kabupaten Tolitoli.
“Dalam pelaksanaan di ikuti oleh seluruh napi yang ada didalam lapas dan hasil berjalan efektif dan lancar”, ujarnya kepada media ini .
Lanjutnya ,disini kasus yang paling banyak adalah kasus Pidum selain kasus narkoba dan semuanya rata diberikan pelatihan .
“Untuk bama atau bahan makanan di lapas ini lebih dibandingkan , makanan kita , saya rasa sudah tercukupi”, ucapnya
Selain itu ,untuk asimilisi mereka dipekerjakan diruang lapas kelas untuk perkebunan , sehingga mereka keluar , sudah memiliki ketrampilan dan pengetahuan di tengah masyarakat.
Berharap disini agar selesai efensi angaran , sehingga banyak kegiatan dilapas bisa terlaksana dengan baik.*
Yudha






