Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Morowali – Kondisi infrastruktur pengairan di Kabupaten Morowali kembali menjadi perhatian. Meski dikenal memiliki akses jalan panjang dengan sejumlah ruas hotmix, sejumlah fasilitas irigasi justru membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

 

Mewakili Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Morowali, staf teknis pengairan, Alkaf Rasak ST, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat beberapa titik irigasi yang menjadi fokus, di antaranya bendungan irigasi Karopa serta bendungan irigasi yang mengalami kerusakan hingga runtuh.

 

“Untuk bendungan irigasi memang ada anggaran pemeliharaan yang sudah disiapkan,” ujar Alkaf saat ditemui di lokasi.

Baca Juga :  Polri Distribusikan 401 Galon Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sumbar

 

Namun demikian, ia menjelaskan bahwa hingga saat ini proyek pengairan yang berada di bawah PUPR untuk tahun anggaran 2026 belum berjalan. Meski begitu, sejumlah usulan kegiatan telah diajukan dan tinggal menunggu realisasi.

 

“Untuk proyek PUPR bidang pengairan memang belum berjalan di 2026, tapi usulan sudah masuk,” tambahnya.

Selain itu, rencana pekerjaan lain seperti pembangunan drainase, tanggul, serta normalisasi sungai juga telah masuk dalam agenda. Kegiatan tersebut diperkirakan mulai berjalan pada bulan Mei mendatang.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Timur Salurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk Korban Banjir di Julok

 

Menurutnya, koordinasi lebih lanjut masih akan dilakukan dengan Kepala Bidang (Kabid) Pengairan yang saat ini sedang berada di luar daerah.

 

Situasi ini menimbulkan harapan sekaligus pertanyaan di tengah masyarakat, terutama terkait percepatan penanganan infrastruktur pengairan yang dinilai penting untuk mendukung sektor pertanian dan mencegah potensi banjir di wilayah tersebut.

 

Warga pun berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan program yang telah direncanakan agar manfaatnya bisa segera dirasakan.

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru