Hampir 3 Bulan Tanpa Kepastian, Penanganan Kasus Dugaan Penganiayaan di Palembang Disorot

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Palembang – Penanganan perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang ditangani oleh Polrestabes Palembang, khususnya pada unit Pidana Umum (Pidum), menjadi sorotan kuasa hukum korban karena dinilai belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama awak media di Kafe Sultan, Jumat (27/3/2026).

Korban dalam perkara ini, Olivia, mengalami luka-luka sebagaimana didukung oleh bukti dan dokumentasi medis. Ia didampingi oleh tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Glory Law Office Partners, yakni Imron, S.H., M.H., Erfiian Nardinata, S.H., dan Fauzi, S.H.

Kuasa hukum menjelaskan, laporan dugaan penganiayaan tersebut telah disampaikan hampir dua bulan dan kini memasuki bulan ketiga. Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat kejelasan terkait status perkara maupun langkah lanjutan yang diambil oleh penyidik.

Baca Juga :  Ketua Umum DPP FORWAPI Halim Saepudin Resmi Serahkan SK DPC FORWAPI Kabupaten Ciamis

“Seluruh pihak yang berkaitan, baik korban, saksi, maupun terlapor, telah menjalani pemeriksaan. Secara prosedural, perkara ini seharusnya sudah dapat ditindaklanjuti ke tahap berikutnya,” ungkap pihak kuasa hukum.

Meskipun demikian, tim kuasa hukum menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati proses hukum yang berjalan serta kewenangan penyidik dalam menangani perkara tersebut. Namun, mereka menilai penting adanya kepastian hukum agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi korban.

Baca Juga :  Eksekusi Pembagian Tanah di Desa Salam, Putusan Kasasi MA Belum Sepenuhnya Dilaksanakan

Selama proses berlangsung, korban disebut bersikap kooperatif dan memenuhi seluruh panggilan pemeriksaan. Oleh karena itu, kuasa hukum berencana kembali melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian guna memperoleh penjelasan resmi terkait perkembangan perkara.

Kuasa hukum berharap penanganan perkara ini dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak.

Hingga berita ini disampaikan, pihak Polrestabes Palembang belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru perkara tersebut.

(PP.Marthin)

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru