Satpolairud–TNI AL–Warga Bersatu Bersihkan Pantai Bantaya: “Laut Bukan Tempat Sampah

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Parigi Moutong – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir kembali ditunjukkan di Kabupaten Parigi Moutong. Puluhan personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat turun langsung membersihkan pesisir Pantai Bantaya, Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, dalam kegiatan kurve bersih-bersih pantai bertema “Peduli Pesisir, Pantai dan Laut, Bersih Pantaiku, Indah Lautku”, Jumat (6/2/2026) pagi.

 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita tersebut diawali dengan apel persiapan di depan Kantor Kelurahan Kampal. Selanjutnya, seluruh peserta menyebar menyusuri pesisir Pantai Bantaya untuk mengumpulkan sampah dan kotoran yang menumpuk di sepanjang pantai hingga perairan laut dangkal.

 

Kurve bersih-bersih ini melibatkan Satpolairud Polres Parigi Moutong, TNI AL Pos Lebo, Polsek Parigi, pemerintah kecamatan dan kelurahan, stakeholder daerah, hingga masyarakat setempat. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kasat Polairud Polres Parigi Moutong IPTU Gigih Winanda, S.H., Kapolsek Parigi IPTU Noldy Williams Sualang, Danpos TNI AL Letu Laut (K) Johan Wahyudi, serta perwakilan dinas dan instansi terkait.

Baca Juga :  Personel Polsek Madat dan Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Makam

 

Dalam pelaksanaannya, para peserta berhasil mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol bekas, potongan kayu, hingga limbah rumah tangga yang terbawa arus laut dan mencemari pesisir pantai.

 

Kasat Polairud Polres Parigi Moutong, IPTU Gigih Winanda, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar bersih-bersih, tetapi juga bentuk edukasi dan ajakan moral kepada masyarakat.

 

“Pantai dan laut bukan tempat sampah. Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kami bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga ekosistem laut agar tetap lestari. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama, karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tegas IPTU Gigih Winanda di sela kegiatan.

 

Ia menambahkan, pencemaran pesisir tidak hanya merusak ekosistem laut, tetapi juga berpotensi berdampak langsung pada kesehatan masyarakat serta menurunkan nilai ekonomi dan pariwisata daerah.

Baca Juga :  Kakorlantas Polri: Puncak Arus Mudik Nataru Terjadi Dua Gelombang

 

Partisipasi aktif masyarakat Kelurahan Bantaya dalam kegiatan ini menjadi sorotan positif. Kehadiran warga dari berbagai kalangan menunjukkan tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa pantai merupakan aset lingkungan sekaligus potensi wisata yang harus dijaga bersama.

 

Selain melakukan pembersihan, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada warga sekitar agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke laut dan kawasan pantai. Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi pencemaran lingkungan di masa mendatang.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat pun terlihat solid di lapangan.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan pesisir terus meningkat. Jika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, kebersihan serta keindahan Pantai Bantaya diyakini dapat terjaga, sekaligus memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Parigi Moutong.

Berita Terkait

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata
Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk
Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI
Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai
Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA
Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga
Personel Polsek Madat dan Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Makam
Sarapan Bersama, Cara Sederhana Kapolres Aceh Timur Perkuat Soliditas Internal
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI

Selasa, 21 April 2026 - 07:08 WIB

Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA

Selasa, 21 April 2026 - 07:04 WIB

Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga

Berita Terbaru