Angkringan di Alun-Alun Kajen Disorot, Diduga Jadi Ajang Tongkrongan Anak Muda dan Konsumsi Miras.

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Kajen 11 januari 2026, Kabupaten Pekalongan — Alun-alun Kajen yang dikenal sebagai ikon kota santri dengan slogan Pekalongan Beriman serta keberadaan Menara Al-Qur’an, kini menuai sorotan publik. Di balik keindahan kawasan tersebut, muncul dugaan aktivitas yang dinilai tidak sesuai dengan norma dan nilai daerah.

 

Sejumlah pedagang angkringan di sekitar Alun-alun Kajen diduga menjadi tempat tongkrongan anak muda hingga larut malam, bahkan disinyalir kerap dijadikan lokasi konsumsi minuman keras. Selain itu, beberapa pedagang angkringan juga disorot karena mengenakan pakaian minim seperti rok mini yang dianggap tidak pantas berada di kawasan publik, terlebih di area yang dekat dengan pusat pemerintahan.

Baca Juga :  Update Banjir Pekalongan: Air Mulai Surut di Sejumlah Titik, Pengungsi di Desa Pait Berangsur Pulang

 

Alun-alun Kajen diketahui berada di sekitar kantor Bupati Pekalongan, Kantor DPRD, Kantor Satpol PP, Polres Pekalongan, serta sejumlah kantor dinas lainnya. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait pengawasan aparat penegak perda, khususnya Satpol PP Kabupaten Pekalongan.

 

Salah seorang pengunjung Alun-alun Kajen yang enggan disebutkan namanya mengaku sering melihat aktivitas tersebut.

“Kulo nggih sering ningali seng sadean angkringan niku klambine seksi, lan kulo nggih sering ningali yen angkringan niku kangge ngombe minuman keras. Botole nggih asring wonten mriku, nopo malih caket masjid ujarnya.

 

Tim Media Info Kajen juga pernah melihat langsung sekelompok anak muda yang diduga mengonsumsi minuman keras di beberapa titik angkringan kawasan Alun-alun Kajen.

Baca Juga :  Sepeda Motor Warga Doro Pekalongan Hantam Keras Mobil Pickup Muatan Sayur.

 

Meski demikian, dari banyaknya angkringan yang ada, tidak semuanya berpenampilan tidak pantas. Beberapa pedagang diketahui tetap berpakaian sopan, rapi, bahkan mengenakan kerudung saat berjualan.

 

Masyarakat berharap dinas terkait seperti Satpol PP maupun aparat kepolisian setempat segera melakukan penertiban dan memberikan peringatan kepada pedagang maupun pengunjung yang melanggar aturan. Penegakan ketertiban dinilai penting agar kawasan Alun-alun Kajen tetap mencerminkan identitas Pekalongan sebagai kota santri dan beriman, serta menjaga kenyamanan masyarakat umum.

(Santokajen)

Berita Terkait

Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat
Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata
Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk
Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI
Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai
Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA
Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga
Personel Polsek Madat dan Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Makam
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 07:27 WIB

Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk

Selasa, 21 April 2026 - 07:13 WIB

Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai

Selasa, 21 April 2026 - 07:08 WIB

Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA

Berita Terbaru