Cegah Longsor, Kapolres Pimpin Rapat Koordinasi Bahas Alih Fungsi Lahan Hutan di Petungkriyono

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Polres Pekalongan – Polda Jateng – Kekhawatiran akan potensi bencana tanah longsor akibat alih fungsi lahan hutan di kawasan dataran tinggi memicu digelarnya Rapat Koordinasi lintas sektor. Rakor yang membahas maraknya penanaman di lahan milik Perhutani oleh warga masyarakat di wilayah Petungkriyono, ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si.

 

Kegiatan penting ini dilaksanakan pada Selasa (9/12/2025) di aula Mapolres Pekalongan.

 

Hadir dalam Rakor tersebut jajaran Forkopimda lengkap, termasuk perwakilan Bupati Pekalongan (Kepala Dinas Perkim dan LH Dr. Muhammad Adul Gazali), Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. Abdul Munir, perwakilan Dandim 0710 (Pabung Mayor Julian), perwakilan Kajari, ADM Perhutani KPH Pekalongan Timur dan Banyumas Timur, hingga Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IV.

 

Kapolres: Alih Fungsi Lahan Rawan Bencana dan Pelanggaran Hukum

Baca Juga :  Ramadan Penuh Berkah, Polres Parigi Moutong Turun ke Jalan Bagikan Takjil: Polisi Hadir Bukan Hanya Menjaga, Tapi Juga Peduli

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menyatakan Rakor ini merupakan tindak lanjut atas pengaduan warga mengenai maraknya penanaman lahan Perhutani yang rawan menimbulkan bencana tanah longsor.

 

“Anggota kami telah melakukan penyelidikan dan menemukan adanya lahan hutan alam sekunder milik Perhutani di Petak 43 B Desa Simego yang saat ini dialihfungsikan menjadi perkebunan oleh warga. Kegiatan ini diduga tidak berizin, berpotensi pelanggaran hukum, dan dikhawatirkan berdampak pada lingkungan yang bisa mengakibatkan bencana alam, baik longsor ataupun banjir bandang. Kami mengajak semua pihak duduk bersama mencari solusi terbaik,” tegas AKBP Rachmad.

 

Perhutani Temukan 60 KK Mengalihfungsikan Lahan Krusial

 

ADM Perhutani KPH Pekalongan Timur, Totok S.H., membenarkan bahwa lokasi hutan lindung Petungkriyono adalah hutan terbaik se-Jawa dan sangat disayangkan jika terjadi alih fungsi secara masif.

Baca Juga :  Bidkum Polda Sulteng Sosialisasikan Perkap Bantuan Hukum kepada Personel Polsek Labuan

 

Pihaknya mencatat, Petak 43 B yang merupakan Hutan Alam Sekunder (HAS) dan hulu dari Sungai Sengkarang, saat ini telah dialihfungsikan oleh kurang lebih 60 Kepala Keluarga.

 

“Kami telah menginventarisir lokasi-lokasi HAS yang dialihfungsikan. Selanjutnya, pada tanggal 20 Desember 2025, kami akan merehabilitasi kawasan tersebut dengan ditanami tanaman keras,” kata dia.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. Abdul Munir, mengingatkan bahwa Perda RT RW mengatur wilayah Desa Simego sebagai kawasan hutan yang tidak diperbolehkan menjadi lahan pertanian, demi melindungi hak-hak semua pihak dari bencana.

 

Sebagai hasil kesepakatan, KPH Pekalongan Timur akan segera melakukan pemetaan dan inventarisasi kawasan hutan mana saja yang boleh dikelola oleh masyarakat hutan, sekaligus memetakan kawasan hutan rawan longsor, khususnya di Lebakbarang dan Petungkriyono. (bandi)

Berita Terkait

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata
Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk
Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI
Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai
Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA
Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga
Personel Polsek Madat dan Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Makam
Sarapan Bersama, Cara Sederhana Kapolres Aceh Timur Perkuat Soliditas Internal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI

Selasa, 21 April 2026 - 07:08 WIB

Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA

Selasa, 21 April 2026 - 07:04 WIB

Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga

Berita Terbaru