Hendak Hadiri Hajatan, Petani di Lebakbarang Ditemukan Tewas Hanyut di Sungai Sengkarang

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang petani di Desa Kapundutan, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut di sungai Sengkarang. Korban bernama Donapi (50), warga Dukuh Silengak, ditemukan oleh pihak keluarga setelah sempat dicari selama beberapa jam.

 

Laporan mengenai orang hanyut ini diterima Polsek Lebakbarang pada Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 15.30 wib, dari Kepala Desa Kapundutan, Sugeng.

 

Kronologi: Hilang Setelah Pamit ke Hajatan

 

Menurut kronologi, pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 wib, korban terlihat oleh saksi pamit hendak pergi ke Dukuh Parakan untuk menghadiri hajatan di rumah saudaranya.

Baca Juga :  Warga Bebel Resah Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Pertanyakan Peran Pemerintah Desa.

 

Namun, hingga pukul 13.00 wib, korban tak kunjung tiba. Pihak keluarga dan kerabat di Dukuh Parakan pun mulai khawatir. Pencarian dilakukan menyusuri jalan dari Dukuh Parakan menuju Dukuh Silengak.

 

Saat melakukan pencarian, salah seorang kerabat sempat melihat korban muncul di permukaan sungai Sengkarang. Pencarian difokuskan di sungai, hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 17.00 wib oleh dua anggota keluarga, Yanto Supriyono dan Rizal Hidayat.

 

Kasubsi Penmas Sihumas: Tidak Ada Tanda Kekerasan

 

Setelah penemuan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Polsek Lebakbarang bersama tim medis segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan luar pada jenazah.

Baca Juga :  Kompolnas Apresiasi Langkah Cepat Polda Sulteng Tangani Kasus Penggelapan Briptu Yuli Setyabudi

 

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., mengkonfirmasi peristiwa tragis tersebut.

 

“Berdasarkan pemeriksaan, korban ditemukan meninggal dunia di sungai Sengkarang. Pada tubuh korban ditemukan luka di kepala yang dimungkinkan akibat terbentur bebatuan selama hanyut,” jelasnya.

 

Ipda Warsito menegaskan, hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada korban, sehingga disimpulkan korban meninggal murni akibat musibah hanyut. Pihak keluarga korban pun telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. (bandi)

Berita Terkait

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata
Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk
Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI
Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai
Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA
Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga
Personel Polsek Madat dan Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Makam
Sarapan Bersama, Cara Sederhana Kapolres Aceh Timur Perkuat Soliditas Internal
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI

Selasa, 21 April 2026 - 07:08 WIB

Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA

Selasa, 21 April 2026 - 07:04 WIB

Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga

Berita Terbaru