Warga Randumukti Waren Gelar Aksi, Minta Kades Mundur dan Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa.

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Pekalongan, Selasa (2 Desember 2025) — Ratusan warga Desa Randumukti Waren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan menggelar aksi demonstrasi di balai desa untuk menuntut kepala desa mundur dari jabatannya. Aksi ini merupakan lanjutan dari protes sebelumnya yang telah dilakukan warga.

 

Dalam aksi tersebut, warga dari berbagai usia—baik tua maupun muda—berbondong-bondong datang ke balai desa untuk menyuarakan sejumlah tuntutan. Mereka menyoroti dugaan penyimpangan anggaran Dana Desa pada program ketahanan pangan senilai Rp230 juta. Menurut warga, anggaran tersebut harus dipertanggungjawabkan dan dikembalikan karena diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Morowali Tegaskan Kasus Pembakaran di Kantor RCP Murni Tindak Pidana Umum

 

Selain persoalan anggaran, demonstran juga menuntut perbaikan empat titik air Pamsimas yang hingga kini belum berfungsi optimal. Warga mengeluhkan kurangnya perawatan sehingga air tidak lagi mengalir seperti seharusnya.

 

Warga juga menyoroti kinerja kepala desa yang disebut jarang masuk kantor tanpa alasan jelas. Hal ini dianggap menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Minimnya Perhatian Pemerintah dan Dinas SDN 01 Bukur Delapan Tahun Tidak Memiliki Pagar Sekolah

 

“Kami berharap kepala desa mundur dan mengembalikan uang yang menurut kami bermasalah. Kami sudah muak dengan perilaku yang tidak patut dicontoh,” ujar Sandi, salah satu warga yang ikut dalam aksi.

 

Melalui aksi ini, warga berharap perangkat desa dapat memperbaiki tata kelola anggaran serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana mestinya.

(Santo)

Berita Terkait

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata
Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk
Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI
Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai
Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA
Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga
Personel Polsek Madat dan Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Makam
Sarapan Bersama, Cara Sederhana Kapolres Aceh Timur Perkuat Soliditas Internal
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI

Selasa, 21 April 2026 - 07:08 WIB

Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA

Selasa, 21 April 2026 - 07:04 WIB

Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga

Berita Terbaru